mengolah sabut kelapa

Mengolah Sabut Kelapa dan Aneka Produk dari Cocofiber

Bagaimana cara mengolah sabut kelapa untuk menjadi produk yang bisa dijual? Apa saja aneka barang yang bisa dibuat dan laku diperjual belikan hanya dengan sebagian dari buah kelapa ini?

Sabut kelapa dan tempurungnya umumnya hanya dimanfaatkan sebagai sumber bahan bakar untuk keperluan dalam memasak, khususnya bagi yang masih menggunakan tungku dapur tradisional. Bahkan tidak jarang, limbah tempurung dan sabut kelapa yang menjadi melimpah tersebut dibiarkan begitu saja dan sampai hancur kembali ke alam tanpa memberi manfaat.

Nah, untuk anda yang wilayahnya memiliki potensi sumber bahan baku sabut kelapa yang melimpah, maka anda dapat mencoba membangun jiwa dalam kewirausahaan anda guna mengolah sampah batok dan sabut kelapa tersebut menjadi produk yang mempunyai nilai jual yang tinggi. Beberapa cara berikut ini mungkin bisa dijadikan sebagai alternatif dalam membangun bisnis industri rumahan anda.

Proses Pengolahan Sabut Kelapa

mengolah sabut kelapa

Bahan :

  • Sabut Kelapa

Peralatan :

  • Mesin Pengurai Sabut, Mesin Penyaring Sabut, Bak Perendam serta Pemberat.

Berikut Merupakan Langkah Pengolahan Sabut Kelapa

  1. Pemotongan sabut

Sabut dibelah membujur dengan lebar 2 sampai 3 cm, lalu ujungnya bisa dipotong dan dibuang.

2. Perendaman

Sabut direndam di dalam sebuah bak. Supaya semua sabut bisa terendam dengan baik, lebih baik pada bagian atas sabut diberi pemberat. Perendaman akan berlangsung kurang lebih selama 3 sampai 4 hari. Sesudah itu, sabut bisa ditiriskan selama 4 sampai 5 jam sehingga sabut tidak begitu basah lagi.

3. Pemisahan Serat dan Gabus (cocopeat)

Serat dimasukkan ke dalam sebuah selinder mesin pemisah serat dan gabus atau mesin penyaring. Kemudian mesin akan dijalankan dengan kecepatan penuh sampai terjadi pemisahan antara serat dan gabus.

4. Pemisahan serat kasar dan halus

Serat yang akan dihasilkan dari proses sebelumnya dapat terdiri dari serat kasar dan halus. Serat ini lalu dipisahkan dengan menggunakan sebuah mesin pemisah serat halus dan kasar. Bahan bisa dimasukkan ke dalam selinder pemisah, kemudian mesin dijalankan sampai terjadi pemisahan antara serat yang kasar dan halus.

5. Penjemuran

Sebelum dikemas, serat dijemur terlebih dahulu sebentar sampai kering.

6. Pengemasan

Serat yang telah mengering dikemas dengan menggunakan karung plastik atau goni. Untuk menghemat ruang ke dalam penyimpanan atau pengangkutan, sebelum dikemas, serat bisa dipres dahulu dengan sebuah mesin pres, kemudian baru bisa dikemas.

Para pengrajin pengolahan sabut kelapa sudah memanfaatkan serat sabut kelapa untuk diolah menjadi berbagai jenis barang – barang yang berguna, contohnya sapu dan keset. Seiring dengan berkembangnya zaman dan teknologi serta pengolahan sabut kelapa yang inovatif, sabut kelapa bisa menjadi salah satu produk kerajinan yang benilai jual tinggi.

Contohnya pemanfaatan bagian dari buah kelapa ini bisa dijadikan sebagai pengisi jok mobil sabut kelapa, kasur sabut kelapa, sofa sabut kelapa, pot sabut kelapa, cocomesh jaring sabut kelapa, dan aneka kerajinan sabutret yang lainnya. Berikut adalah salah satu contoh pengolahan produk yang sudah disebutkan :

Mengolah Sabut Kelapa Menjadi Perabot Rumah Tangga

Cocofiber atau coconut fiber atau yang sering disebut dengan serat sabut kelapa adalah bahan utama dalam pembuatan sebuah aneka produk kerajinan. Sabut kelapa yang masih dalam keadaan kasar dan menggumpal diolah untuk memperoleh serat yang halus bisa dengan dua cara, yaitu teknik tradisional (manual) dan teknik modern (mekanik).

Untuk cara yang pertama anda membutuhkan suatu sikat kawat, sedangkan cara kedua yaitu dengan memakai mesin konveyor yang harganya sekitar kuran lebih mencapai 10 jutaan rupiah, tergantung kapasitas dan spesifikasi yang ada pada mesinnya.

Dengan mesin ini, anda bisa dengan mudah dalam mengurai sabut kelapa dalam jumlah lebih banyak dan lebih cepat. Produk yang terurai tersebut akan menjadi dua jenis, yaitu cocofiber dan cocopeat. Cocopeat merupakan serabut kelapa yang bentuknya seperti butir- butir pasir. Dan yang akan kita manfaatkan dan gunakan untuk barang ekonomis adalah serat panjang yang sering disebut dengan cocofiber.

Baca juga : Cocomesh dengan harga murah berkualitas langsung dari produsennya!

Aneka Jenis Produk dari Bahan Cocofiber

Sejak dahulu para pengerajin sudah memanfaatkan dan menggunakan serat sabut kelapa ini untuk diolah menjadi barang- barang yang berguna, misalnya sapu lantai dan keset kaki. Namun, dengan peralatan yang masih sederhana pasti tidak mampu untuk memproduksi dalam skala besar, sehingga bisnis yang dijalankan tersebut tidak bisa berkembang dengan baik.

Jika sekarang dengan ketersediaan mesin- mesin industri skala rumahan, maka peluang usaha ini sangat menjanjikan dan cukup prospektif. Jika di lingkungan Anda adalah sentra penghasil kelapa yang besar, maka tidak ada salahnya untuk mencoba berwirausaha dalam membuat produk ekonomi dari pengolahan sabut kelapa.

Bahan cocofiber yang bisa digunakan untuk mengisi pada bagian jok dalam ternyata akan lebih murah, awet, dan ramah lingkungan dari pada menggunakan busa gabus. Satu set sofa akan memerlukan sekitar 10 kilogram serat sabut kelapa. Dalam setiap bulannya, kelompok usaha ini rata- rata mampu memproduksi kurng lebih 25 set sofa.

Demikian sekilas mengenai cara memperoleh penghasilan dengan mengolah sabut kelapa dan limbah batok menjadi aneka produk yang mempunyai nilai jual tinggi. Terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga bisa menambah wawasan Anda ya.

About Lome

Check Also

Cara Pembibitan Cengkeh

Cara Pembibitan Cengkeh yang Benar dan Mudah Dilakukan!

Bibit yang akan ditanam pastinya yang menentukan berhasil atau gagalnya suatu tanaman. Bibit yang baik …