cara menanam pohon cengkeh

Cara Menanam Pohon Cengkeh – Pasti Bisa Lakukan di Rumah

Cengkeh termasuk salah satu komoditas pertanian yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. serta komoditas sub-sektor perkebunan yang sebagian besar diusahakan oleh perkebunan rakyat. Hasil utama tanaman cengkeh adalah bunganya yang dipanen pada saat kelopak bunga belum mekar. Bunga cengkeh kering merupakan salah satu bahan baku utama untuk rokok kretek yang merupakan rokok khas Indonesia. Asal tanaman cengkeh ini belum jelas, karena ada yang beberapa pendapat bahwa cara menanam pohon cengkeh berasal dari Maluku Utara, Kepulauan Maluku, Philipina atau Irian. Di daerah kepulauan Maluku ditemukan tanaman cengkeh tertua di dunia dan daerah ini merupakan satu-satunya produsen cengkeh terbesar di dunia. Dari waktu ke waktu permintaan akan produk cengkeh terus meningkat.

Cara Menanam Pohon Cengkeh

1. Cara Menanam Pohon Cengkeh Persyaratan Tumbuh

Tanaman cengkeh tumbuh subur di tanah liat, kaya akan tropis lembab, dan tumbuh subur di tanah merah. Iklim yang lebih sejuk dengan curah hujan yang populer sangat ideal untuk lokasi yang sedang tumbuh.

Karena tanaman cengkeh tidak tahan terhadap kekeringan. Jika pohon cengkeh mengalami kekeringan dapat menyebabkan kematian pohon yang berumur 1 tahun sampai 2 tahun. Kekeringan pada pohon tua / dewasa menyebabkan cabang mati, juga menyebabkan hasil yang kurang produktif.

Drainase yang baik, karena tanaman tidak tahan dengan kondisi masuknya air. Tanaman cengkeh ini dapat tumbuh subur di daerah dengan curah hujan tahunan 150 sampai 300 mm dan tanaman cengkeh ini dapat tumbuh pada ketinggian 1500 m dpl.

2. Cara Menanam Pohon Cengkeh Persiapan Bibit dari Polong

Cara menanam cengkeh yang pertama adalah dengan memilih bibit unggul dari tanaman cengkeh tersebut. Bibit cengkeh bisa Anda dapatkan dengan cara membeli bibit langsung di toko perkebunan terdekat atau menggunakan buah cengkeh yang Anda miliki di rumah. Cengkeh disarankan cengkeh yang sudah tua dan memiliki warna ungu kehitaman.

Pastikan juga cengkeh yang Anda pilih benar-benar buah yang matang di pohonnya. Jika Anda memiliki buah yang berkualitas, langkah selanjutnya adalah menggunakan biji buah sebagai bijinya.

Cara mendapatkan bibit cengkeh:

  1. Kupas kulit siung dengan sangat hati-hati.
  2. Pastikan biji cengkeh tidak melepuh atau terpotong.
  3. Kemudian buang bijinya dari siung.
  4. Biji cengkeh yang terlalu kecil atau berbintik hitam.
  5. Kemudian rendam benih terpilih di air selama satu hari.
  6. Cuci benih cengkeh dengan air bersih.
  7. Ulangi pencucian sebanyak tiga kali hingga lendir tidak lagi menempel di biji.

3. Cara Menanam Pohon Cengkeh Persiapan Media Tanam

Cara menanam cengkeh yang kedua adalah dengan memperhatikan pilihan media sebelum menanam bibit cengkeh. Beberapa alat dan bahan yang Anda buat untuk menanam cengkeh adalah sebagai berikut.

  • Tanah yang subur.
  • Pupuk.
  • Pot atau polybag plastik dengan lubang di bagian bawah.
  • Cetok
  • Cukup air.

4. Pembibitan Polong

Cara menanam cengkeh selanjutnya yaitu bibit harus ditanam terlebih dahulu menggunakan media tanam yang lebih kecil untuk menumbuhkan akar cengkeh. Dengan cara ini persemaian dapat dengan mudah dikontrol dan dipantau hingga pertumbuhan tunas tanaman.

Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menabur adalah sebagai berikut:

  1. Pertama-tama, campur tanah dan pupuk kandang. Rasionya 2 banding 1.
  2. Kemudian hak cipta campuran tanah dengan pupuk ke dalam pot plastik atau polybag yang telah disediakan.
  3. Buat lubang di tengah tanah.
  4. Masukkan biji cengkeh ke dalam lubang yang sudah dibuat.
  5. Tutupi benih cengkeh dengan tanah.
  6. Kemudian perlahan-lahan padatkan tanah.
  7. Siram banyak air, tetapi jangan sampai mandek.
  8. Simpan bibit cengkeh yang potensial di lokasi yang strategis dan aman dari angin kencang.
  9. Pastikan pot berisi biji cengkeh hingga 25 persen.
  10. Pantau pertumbuhan benih cengkeh secara rutin.

5. Persiapan Lahan

Cara keempat menanam cengkeh terkait dengan pengelolaan lahan yang baik. Pengelolaan tanah harus dilakukan dua bulan sebelum penanaman benih cengkeh. Perlu waktu lebih lama agar lahan siap untuk ditanami cengkeh.

Berikut ini adalah metode pengelolaan lahan yang baik.

  1. Pilih lahan di area terbuka dan terkena sinar matahari langsung.
  2. Kemudian bersihkan areal penanaman bibit cengkeh dari bebatuan, alang-alang atau gulma.
  3. Lakukan pelonggaran tanah.
  4. Biarkan area yang gembur selama seminggu untuk mendisinfeksi tanah dari gas yang mengancam pertumbuhan tanaman cengkeh.
  5. Cangkul tanah tidak lebih dari 75 cm.
  6. Maka pertanyaan tentang lebar lubang tanam adalah kira-kira. 50 cm.
  7. Taruh kotoran di dalam lubang.
  8. Biarkan setidaknya selama sebulan agar pupuk dapat menembus tanah.

6. Pemindahan Bibit Cengkeh

Yang dibutuhkan dalam pemindahan bibit cengkeh adalah bibit cengkeh itu sendiri dan lahan permanen yang dijadikan kebun cengkeh. Bibit cengkeh yang bisa dipindahkan ke lahan permanen saat berumur 2 tahun.

Pemindahan benih dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut.

  1. Pastikan bibit yang akan ditanam adalah bibit dengan batang lurus.
  2. Sobek polybag
  3. Ambil biji cengkeh sampai ke akarnya
  4. Semprot dengan air untuk menghilangkan kotoran
  5. Tanam benih di lubang yang sudah disiapkan
  6. Tutupi dengan tanah
  7. Kompak perlahan
  8. Ikat tanaman dengan kayu
  9. Tempatkan kayu bertengger di sisinya
  10. Taburkan pupuk di sekitar tanaman
  11. Isi kembali dengan tanah
  12. Taburkan kapur pertanian di sekitar tanaman untuk meningkatkan pH tanah.

7. Perawatan Tanaman

Cara menanam cengkeh selanjutnya adalah dengan menanam benih cengkeh yang ditanam di tanah yang lebat dan tumbuh subur karena banyaknya serangan hama yang dapat menyerang benih cengkeh.

Ini dapat menyebabkan kematian tanaman. Perawatan di tahun-tahun awal, perawatan harus dilakukan dengan sangat serius untuk mempertahankan tanaman agar menjadi kuat, besar dan subur.

Perawatan atau pemeliharaan tanaman cengkeh dapat dilakukan dengan cara-cara berikut ini.

  1. Lakukan pemupukan secara rutin setiap 4 bulan sekali selama dua tahun pertama setelah tanam cengkeh.
  2. Kemudian lakukan penyemprotan insektisida jika terdapat hambatan pertumbuhan tanaman atau masalah pada daun.
  3. Sirami tanaman cengkeh terutama pada musim kemarau dengan air yang cukup.
  4. Hapus semua gulma atau gulma yang tumbuh di sekitar tanaman gulma.
  5. Lakukan pelonggaran tanah sebulan sekali. Sehingga tanahnya selalu menyala.

8. Proses Panen

Menunggu panen cengkeh harus didasari kesabaran. Bagaimana bisa. Untuk memanen cengkeh, pekebun ini harus menunggu lima tahun.

Sejauh mengetahui informasi ini, calon pembudidaya tidak perlu khawatir akan hal ini karena jumlah cengkeh yang dihasilkan saat panen raya sangat tinggi. Selain itu, proses pemanenan juga bisa dilakukan beberapa kali pada pohon yang sama.

Satu pohon bisa menghasilkan 3 sampai 5 kilogram cengkeh. Pohon cengkeh bisa dipanen 3 sampai 6 kali. Interval waktu panen 5 sampai 7 hari. Pemetikan atau pemanenan harus dilakukan pada waktu yang tepat. Jika panen lebih awal atau bahkan lebih lambat, cengkeh merespon sebagai cengkeh berkualitas rendah.

Dan proses memanen cengkeh biasanya dilakukan dengan cara memetik bunganya. Jangan sampai bunganya mekar, karena biasanya bunga tersebut masih dalam kondisi kuncup.

Cukup memetik bunganya, tanpa menyertakan ranting dan daunnya. Tujuannya untuk menjaga pertumbuhan pucuk cengkeh. Setelah memetik bunga cengkeh, letakkan di keranjang atau wadah yang sudah disiapkan.

Jenis Cengkeh yang ada di Indonesia

Budidaya cengkeh dipraktekkan oleh banyak orang karena harga dan manfaatnya yang luar biasa. Tapi tahukah anda jenis-jenis cengkeh yang ada di Indonesia? Berikut ini gambaran jenis-jenis cengkeh yang ada di Indonesia.

  • Cengkeh Kotok

Cengeh si Kotok memiliki daun kecil, berwarna hijau sampai hijau tua dan hijau mengkilat. Jenis pohon cengkeh ini memiliki daun yang rimbun dan cabang yang rendah, semua cabangnya ditumbuhi daun yang rimbun.

Cengkeh jenis kotok memiliki bunga berwarna kuning kemerahan saat masak. Setiap rumpun siotok menghasilkan 20 sampai 50 pucuk.

  • Cengkeh Ambon

Untuk cengkeh ambon, daunnya berbentuk lonjong. Daun tua berwarna hijau, sedangkan daun muda berwarna merah kekuningan.

Cabang pohon cengkeh di Ambon tidak beraturan. Bunga yang siap dipanen berwarna kuning kemerahan dengan jumlah bunga mulai dari 17 hingga 27 per rumpun.

  • Cengkeh Putih

Selanjutnya adalah cengkeh putih. Bilah daun besar. Terbesar dibandingkan jenis cengkeh lainnya. Daunnya umumnya berwarna kuning muda atau hijau.

Cengkeh jenis ini memiliki cabang yang lebih tipis dibandingkan dengan jenis cengkeh lainnya. Itu kurang padat tapi lebih tinggi dan lebih tinggi. Bunganya besar dan kuning. Di setiap rumpun ada puluhan bunga yang tumbuh.

  • Cengkeh Zanzibar

Yang terakhir adalah cengkeh jenis Zanzibar. Daunnya tipis dan ramping memanjang. Daunnya berwarna hijau tua. Cabang-cabangnya kurang lebat tetapi tidak setipis cengkeh putih. Bunganya berwarna merah tua dengan produksi per rumpun tertinggi di antara jenis cengkeh lainnya.

Sejauh yang penulis ketahui, produsen rokok kretek yang memproduksi rokok kretek tidak membedakan jenis rokok yang mereka gunakan dalam produk rokok kretek yang mereka produksi.

Pemilihan bunga cengkeh Banyak hubungannya dengan kualitas bunga yang dipanen, bentuk bunga cengkeh yang utuh, dan kandungan air yang terkandung dalam cengkeh yang dihasilkan.

About Lome

Check Also

Kegunaan Pelet Ikan Bagi Ikan yang Harus Anda Tahu

Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang Kegunaan Pelet Ikan Bagi Ikan yang Harus …